Cover image product

Mbak Tum Healty And Fresh (Penjual Sayur, Kesayangan Warga)

Cerita inspiratif Mbak Tum
diceritakan kembali oleh FX ADI MARADONA | 08 Jul 2018
|

Mbak Tum “Pedagang Sayur Keliling” Kesayangan Warga Rempoa. Sebagai warga pinggiran Jakarta, membuat banyak orang harus berangkat lebih pagi agar sampai di kantor tepat waktu. Demikian pula saya, tetapi saya harus berangkat lebih awal dari kebanyakan orang karena tuntutan jam kerja. Setiap hari saya berangkat pukul 3 pagi dan setiap hari pula saya saya memberikan tumpangan kepada seorang ibu hingga ke Pasar Kebayoran Lama. Ya. Saya hanya tau ibu tersebut bernama Mbak Tum, seorang pedagang sayur keliling di daerah tempat tinggal saya. Setiap pagi beliau berangkat ke pasar bertepatan dengan waktu keberangkatan saya menuju kantor di bilangan Palmerah. Beberapa kali saya melihat Mbak Tum sedang menunggu angkutan umum di pinggir jalan raya yang masih sepi. Karena saat itu musim begal, saya memberanikan diri untuk menawarkan Mbak Tum tumpangan, walaupun saat itu saya masih sebagai pendatang baru di daerah tersebut, Alhamdullilah Mbak Tum mengenali saya dan bersedia ikut hingga daerah Pasar Kebayoran Lama. Ketika hari libur, saya sempat ngobrol dengan assisten rumah tangga kami yang asli warga daerah tempat tinggal saya. Dari sinilah saya mendapatkan informasi banyak tentang Mbak Tum, bahwa Mbak Tum tinggal sendiri, selain berjualan beliau juga mengurus seorang lansia dan sering diutangin sama pembelinya. Setelah beberapa kali memberikan tumpangan, saya sempat memberanikan diri untuk bertanya kepada Mbak Tum, ”Kenapa Mbak mau capek-capek ke pasar pagi-pagi buta dan berjualan sayur keliling, padahal dari hasil merawat lansia, kebutuhan Mbak Tum sudah cukup terpenuhi?" Jawaban yang dilontarkan cukup membuat saya tercengang “Mas, daerah kita masih banyak orang yang berpenghasilan kurang, kalo saya tidak keliling (berjualan sayur) nanti mereka beserta anak-anaknya mau makan apa?” Persis seperti informasi yang saya dapat dari assisten rumah tangga di rumah saya. Bahwa Mbak Tum jualan keliling sering dihutangin oleh para pembelinya. Pantas saja keberadaan Mbak Tum di daerah kami mempunyai arti yang sangat besar, bahkan ada spot khusus Mbak Tum untuk berdagang di komplek kami. Berkorban untuk orang banyak, Mbak Tum sangat memberikan teladan bagi kami yang masih muda untuk saling membantu ke sesama yang membutuhkan. Semoga amal ibadah beliau cepat dibalas oleh Tuhan yang Maha Pengasih dan Penyayang. Amin. Terima Kasih banyak, Mbak Tum.

Biodata

Nama Pencerita : FX ADI MARADONA

Nama Tokoh Inspiratif : Mbak Tum

Umur Tokoh Inspiratif : 54 tahun

Disclaimer: Informasi dan opini yang tertulis dihalaman ini adalah milik pencerita dan tidak mewakili Allianz Indonesia