Cover image product

Pahlawan Keluargaku

Cerita inspiratif siti khobsoh
diceritakan kembali oleh sri wahyuni | 08 Jul 2018
|

Nama Sri Wahyuni. Saya punya anak satu. Saya dan suami saya sama-sama kerja di luar kota dan dengan terpaksa harus meninggalkan anak saya di rumah. Dan alhamdulilah ibu saya ngerti keadaan saya dan mau merawat anak saya dengan sabar walaupun anak saya kadang nakal dan rewel. Meskipun begitu, ibu saya tidak pernah meminta imbalan apa pun dari saya. Ibu saya ga cuma merawat anak saya tapi dia juga tulang punggung keluarga karena bapak saya sudah ga bisa kerja dikarenakan sakit. Ibu saya cuma seorang penjahit di rumah yang penghasilannya ga bisa ditentukan. Ibu saya tetep semangat meskipun kadang buat makan harus hutang sana-sini karena penhasilannya hanya cukup untuk berobat bapak saya. Saya sebagai anakya belum bisa membalas jasa-jasa ibu saya. Saya merasa apa yang saya berikan selama ini kepada ibu saya tidak sebanding dengan apa yang telah Ibu berikan pada anak saya. Buat saya, Ibu adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Ibu selalu cerita sama saya kalau beliau punya kesempatan beliau ingin sekali pergi ke Tanah Suci. Beliau rela kerja jahit sampe larut malam, bahkan kadang ga tidur demi keinginannya itu. Beliau ga pernah ngeluh walaupun harus jadi tulang punggung dan juga merawat anak saya. Saya sebagai anak ingin sekali membahagiakan ibu saya dan bisa mewujudkan keinginan ibu saya. Dan melalui Allianz ini dan dengan seijin Allah semoga apa yang diinginkan ibu saya bisa terwujud.

Biodata

Nama Pencerita : sri wahyuni

Nama Tokoh Inspiratif : siti khobsoh

Umur Tokoh Inspiratif : 65 tahun

Disclaimer: Informasi dan opini yang tertulis dihalaman ini adalah milik pencerita dan tidak mewakili Allianz Indonesia