Cover image product

Do'anya Selalu Menembus Langit

Cerita inspiratif Nani
diceritakan kembali oleh Idah Rosyidah | 08 Jul 2018
|

Do'anya Selalu Menembus Langit Bismillaahirrohmaanirrohiim "Hormatilah ibumu, ibumu, ibumu baru bapakmu". Kalimat yang sungguh sempurna. Alloh begitu memuliakan martabat seorang ibu. Alhamdulillah, saya terlahir dari rahim seorang wanita yang bernama Ibu Nani, seorang Ibu rumah tangga yang juga petani dan juga guru ngaji di kampung kami. saya dibesarkan dengan penuh kasih sayang, meskipun materi tidak berlimpah, tapi Alhamdulillaah selalu cukup untuk memenuhi kebutuhan. Sebagai seorang anak, saya ingin sekali membuat kedua orang tuaku bahagia. Saya mempunyai BIG DREAM, yaitu ingin membawa mereka pergi umroh. Mereka selalu bilang, ingin pergi ke Tanah Suci, ingin ibadah khusyuk di sana. Bathin saya menangis setiap mengingat kalimat itu. Ibuku seorang wanita sangat tangguh. Mempunyai hati seperti perempuan tetapi fisiknya laki-laki. Banyak sekali pekerjaan laki-laki yang sanggup beliau kerjakan, seperti naik ke pohon duku ketika panen duku, rambutan, benerin genteng bocor, membersihkan kolam ketika panen ikan, dll.. Meskipun begitu, tapi hatinya lembut selembut bidadari. Banyak tetangga yang selalu curhat ke ibuku untuk sekedar meminta saran atau sekedar berbagi cerita. Ide-ide ibuku juga bisa dibilang briliant. Setiap ada acara-acara keagamaan, ibuku selalu menyumbang ide yang selalu disetujui oleh masyarakat. Selain seorang ibu rumah tangga, ibuku juga peduli sekali dengan bidang keagamaan di kampung kami. Setiap pagi, beliau mengajar anak-anak TK, sehabis dzuhur mengajar anak-anak usia SD, setelah magrib mengajar ibu-ibu mengaji. Sungguh, hari-harinya banyak dihabiskan di mesjid. Meskipun aktivitas sehari-harinya banyak menguras fisik, tetapi beliau selalu on time datang ke mesjid, tanpa lelah dan selalu lillah. Satu hal yang selalu saya lihat dari ibuku adalah, beliau tidak pernah meninggalkan sholat berjama'ah dan sholat Tahajjud. Sesempit apa pun waktu yang ada, beliau selalu menyempatkan sholat Tahajjud dan membaca Alqur'an setiap malam. Hidupnya, sudah bukan lagi mementingkan kebutuhan duniawi, tetapi selalu mengumpulkan bekal untuk kehidupan ukhrowi. Saya selalu yakin, saya bisa menjadi sekarang adalah karena do'a ibuku. Setiap keinginan selalu tercapai, adalah karena do'a beliau yang mampu menembus langit. love you so much, keep be my inspiring woman๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜

Biodata

Nama Pencerita : Idah Rosyidah

Nama Tokoh Inspiratif : Nani

Umur Tokoh Inspiratif : 59 tahun

Disclaimer: Informasi dan opini yang tertulis dihalaman ini adalah milik pencerita dan tidak mewakili Allianz Indonesia